Untuk Melahirkan Pebisnis Muda, Sukanto Tanoto Menggandeng Perguruan Tinggi Indonesia

Siapa yang tak kenal dengan sosok pebisnis sukses satu ini? Nama Sukanto Tanoto memang cukup dikenal di kancah bisnis global. Bagaimana tidak, melalui grup Royal Golden Eagle (RGE), Sukanto Tanoto mampu membawanya menuju kesuksesan yang luar biasa. Royal Golden Eagle adalah salah satu jenis bisnis yang berbasis pada sumber daya alam. Bisa dibilang, Sukanto Tanoto ini cukup pintar dalam menggeluti dunia bisnis di industri tersebut. Lihat saja, sebagai pebisnis global di bidang bisnis kelapa sawit, gas, pulp dan kertas, minyak, dan lain – lain, sekarang pebisnis yang lahir di Medan tersebut fokus juga mulai berfokus pada sektor energi dengan penuh semangat.

Ya, Sukanto Tanoto memang memiliki mimpi yang cukup besar, lebih dari 53 tahun yang lalu, dimulai dari kampung halamannya di Medan, ia membangun bisnis yang saat ini sudah membentang dari Asia ke Amerika Latin, dari Eropa ke Amerika Utara. Sukanto Tanoto bisa dibilang cukup perduli terhadap keberlanjutan bisnis dan dampak positif terhadap masyarakat juga negara dalam jangka panjang. Setelah cukup sukses di kancah internasional, kini Sukanto Tanoto juga memiliki hasrat yang cukup kuat untuk melahirkan pebisnis muda baru dengan cara menggandeng perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Namun untuk mengetahui informasi selengkapnya, Anda bisa simak beberapa ulasan berikut ini.

Untuk Melahirkan Pebisnis Muda, Sukanto Tanoto Menggandeng Perguruan Tinggi Indonesia

Perlu untuk kita tahu bersama terlebih dulu bahwa perguruan tinggi dan dunia bisnis ini sebetulnya memiliki tanggung jawab yang sama dalam melahirkan pebisnis, dengan sejumlah kompetensi. Hal tersebut dilakukan supaya bisa menjawab kebutuhan masyarakat lewat inovasi – inovasi dengan tata nilai yang kuat. Sebagai anggota dari Board of Trustees Tanoto Foundation, Belinda Tanoto mengatakan bahwa tantangan Indonesia ke depannya akan jadi semakin tidak mudah, sebab tajamnya persaingan global di dunia bisnis.

Oleh sebab itu, Sukanto Tanoto melakukan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di seluruh Indonesia. Semua pihak bekerja sama untuk lahirkan pebisnis sukses yang kelak bisa berkompetisi di pasar lokal dan global yang sudah jadi keharusan. Lalu dalam program Tanoto Entrepreneurship Series atau TES yang merupakan salah satu kegiatan rutin dan juga bentuk kerjasama antara Tanoto Foundation dengan berbagai universitas, peserta TES ini nanti akan bisa belajar dan bertanya langsung tentang kiat – kiat berbisnis dari para pebisnis suskes Indonesia.

Ilmu yang didapatkan bisa jadi bekal dan motivasi untuk berkarya. Ke depannya akan semakin banyak pebisnis muda berkembang, sehingga bisa memberikan kontribusi yang baik bagi perekonomian Indonesia serta mendukung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan. Tak hanya itu saja, Belinda juga mengatakan bahwa survey Organization for Economic Cooperation and Development di 38 negara tahun lalu menunjukkan angka 70 – 95 persen perusahaan, ini adalah usaha mikro yang memiliki pekerja kurang dari 10 orang.

Belajar berbisnis dari pengalaman berbisnis yang dirintis Sukanto Tanoto selaku pendiri grup Royal Golden Eagle ada tiga hal pemacu pertumbuhan pebisnis. Yang pertama adalah mengembangkan bisnis yang berbasis sumber daya yang ada di negara tersebut. Kedua, mengembangkan bisnis yang inovatif yang mampu menjawab persoalan masyarakat, dan ketiga atau yang terakhir bisnis harus memiliki filosofi yang jelas. Selain itu juga penting untuk diketahui bahwa, Royal Golden Eagle ini juga menerapakan filosofi 5C dari Sukanto Tanoto, yakni good for community, good for country, good for climate, good for customer, dan juga good for company.