Jurus Maut untuk Liburan Murah Meriah

Di dunia ini, yang telah dikuasai kapitalisme, mayoritas penduduk adalah kaum pekerja. Lantas, apakah yang disukai kaum pekerja (selain makanan dan minuman enak, juga segala yang gratis)? Jawabannya tentu saja adalah liburan. Ya, mana ada manusia dewasa normal yang punya kewajiban mencari nafkah supaya bisa bertahan dan menjalankan hidupnya dengan gemilang di dunia ini akan menolak tawaran atau kesempatan berlibur? Bisa dibilang, yang menolak berlibur (mungkin seorang workaholic yang agak sinting) urat syarafnya perlu dikendurkan dan memang salah satu obat yang manjur untuk menyembuhkan kegilaan ini ya berlibur.

Mengerikan memang kalau saja penggambaran orang-orang di dunia, dimulai dari abad ini, yang acap kali kita temui di film-film fiksi sains jadi kenyataan. Dalam penggambaran film-film tersebut, kita bisa simak banyak orang yang kecanduan bekerja sehingga mengesampingkan dan meminimalisasi segala kebutuhan untuk penyegaran jiwa. Memang, di film-film dengan latar masa depan tersebut banyak orang bisa terpuaskan hanya dengan menggunakan perangkat rekayasa virtual. Dengan piranti virtual reality, orang-orang di masa depan dalam penggambaran film-film science fiction dapat melepas penat dan “berekreasi” di alam maya dalam waktu singkat saja. Hanya dalam hitungan menit, tubuh orang-orang masa depan yang digambarkan oleh film-film fiksi sains dapat tersegarkan jiwanya. Sekarang ini, kita mungkin hanya mengenal 3D secara visual, tetapi dalam gambaran film-film khayalan tadi entah berapa dimensi yang sudah dapat dicapai melalui beragam gawai dan piranti sehingga pengalaman dunia maya pun cukup untuk menggantikan pengalaman liburan sesungguhnya.

Namun, patut diingat, kita hanya bicarakan pengandaian sedari tadi. Iya, sejak tadi kita terbuai dalam imaji yang entah kapan bisa kita nikmati. Saat ini, yang paling mendekati dari pengandaian di atas adalah fakta bahwa piranti virtual reality bisa membuat kita merasakan “tipuan” di kepala kita melalui media audio dan visual. Intinya, alat dan perangkat manipulasi realita virtual belum benar-benar mampu menghadirkan pengalaman yang mendekati dengan pengalaman nyata pergi berlibur.

Nah, kita kembali lagi ke dunia nyata, kita kembali lagi menyadari bahwa diri kita hanya seorang pion kapitalis. Ya, jika kita memang bukanlah seorang yang memenuhi kriteria sebagai seorang crazy rich blablabla, mungkin kita harus lebih sadar diri. Jika Anda hanyalah seorang pegawai berpenghasilan minim dan tiap bulannya harus berjuang mencukupi hidup dengan upah minimum regional maka mungkin untuk berlibur saja Anda harus putar otak untuk atur strategi. Mencari cara untuk memenuhi hasrat liburan dalam batasan budget memang bukan perkara mudah. Namun, bukan berarti hal tersebut mustahil. Sangat mungkin untuk bisa tetap berlibur meski Anda terbelenggu dalam jeratan batasan pengeluaran. Simak dulu deh nih tips dari kami supaya Anda enggak lagi cuma sekadar mimpi-mimpi liburan!

Riset Tempat Tujuan Liburan yang Jadi Favorit Backpacker

Sebab para backpacker umumnya bukanlah golongan darah biru maka sudah pasti tujuan wisata favorit mereka bukanlah tempat yang mahal. Sudah pasti deh tempat yang ramai dikunjungi para backpacker punya tempat-tempat destinasi wisata juga tempat makan yang ramah di kantong. Atau, meskipun Anda mengincar bepergian ke sebuah destinasi mainstream, misalnya Bali, pastikan untuk melihat review atau laman blog yang membahas tentang traveling dengan gaya backpacker. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan kisi-kisi juga “bocoran” informasi yang berguna untuk memastikan perjalanan liburan Anda benar-benar hemat dan irit.

Di zaman sekarang ini, menurut kami, tidak susah kok untuk menemukan sumber yang bisa Anda jadikan panduan plesiran irit. Tidak perlu sibuk tanya sana-sini ke rekan sejawat atau kerabat karena bisa saja harga diri Anda terancam. Jangan sampai Anda dicap kere, misqueen, atau bahkan faqeer kissmin sebab terlalu gencar mencecar teman-teman, sahabat, juga keluarga dekat. Ada baiknya, Anda sekadar mencari informasi melalui internet. Ya, cukup Anda telusuri dan berselancar ria saja lewat mesin pencari di internet, ketik liburan murah ke (destinasi yang Anda mau) di bilah carinya! Niscaya, Anda akan diberikan puluhan bahkan ratusan beragam acuan ke hadapan Anda.

Cari Hotel Murah

Setelah berhasil mendapat kebetan dari internet soal destinasi yang bisa Anda datangi secara aman dengan model backpacker-an, Anda kini harus memastikan di destinasi yang akan Anda sambangi ada hotel murah. Melakukan hal ini pun tidak terlalu sulit, Anda bisa menguliknya dari beragam situs penyedia jasa booking hotel. Entah melalui web atau melalui apps yang bisa Anda dapatkan secara gratis melalui penyedia dari iOS atau Google Play Store, Anda bisa memaksimalkan kehebatan dari banyak apps tersebut.

Untuk memaksimalkan keberhasilan misi berlibur ala proletar Anda, baiknya gunakan beberapa apps untuk menelusuri hasil pencarian hotel termurah. Intinya, samakan jangkauan daerah pencarian di tiap-tiap apps lalu Anda tinggal pilih salah satu apps yang menampilkan harga termurah dari hotel, resor, atau penginapan sederhana yang Anda idamkan dan sesuai dengan budget Anda. Hal ini perlu Anda lakukan karena terkadang hasil pencarian dari tiap apps untuk satu hotel yang sama akan berbeda-beda.

Cari Tahu Soal Beragam Promo

Selain berguna untuk cari dan dapatkan hotel murah, beragam apps penyedia jasa pemesanan hotel dan akomodasi yang tadi Anda unduh ke dalam gawai Anda biasanya juga menawarkan beragam promo. Promo-promo yang terlontar dari beragam apps tadi pastinya akan semakin memaksimalkan misi “liburan kere hore” yang sedang Anda rencanakan. Oleh karenanya, waspada dan telitilah dengan seksama tiap apps yang Anda unduh tadi. Jangan sampai promo tiket kereta atau pesawat murah terlepas dari radar Anda. Jangan sampai pula promo potongan harga hotel yang bisa Anda “sikat” dengan model pembayaran tertentu dan dari bank tertentu tidak Anda maksimalkan.

Jangan Gunakan Uang Tunai dalam Bertransaksi

Bukan, bukan maksud kami menghina Anda yang memang minim uang tunainya. Akan tetapi, maksud kami menyarankan Anda untuk menghindari melakukan transaksi dengan uang tunai waktu plesiran adalah untuk memaksimalkan beragam keuntungan dari menggunakan jasa uang digital. Seperti yang seharusnya Anda sudah ketahui, dengan menggunakan uang digital saat bertransaksi Anda bisa mendapat banyak potongan harga atau cashback. Di negara kita, di masa kini, beragam penyedia jasa uang digital sangatlah ambisius untuk mendapat perhatian konsumen. Mereka pun tak tanggung-tanggung berpromosi maka tak heran kita—sebagai konsumen—mendapat banyak keuntungan.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengunduh beragam apps penyedia jasa uang digital. Selanjutnya, tiap hendak melakukan transaksi, pastikan lapak jualan atau penyedia jasanya bisa diakses penyedia jasa uang digital dan bekerja sama mengadakan potongan harga atau cashback. Intinya, Anda harus cermat dan bermuka tembok agar tips ini berhasil. Jangan malu untuk bertanya juga jangan segan untuk segera “cabut” ke tempat lain yang benar-benar bisa menguntungkan Anda dengan potongan harga atau cashback. Oh iya, apps penyedia jasa transportasi online pun banyak yang menyediakan cashback dan potongan harga. Jadi, jangan ragu gunakan jasa mereka, pun juga jasa taksi atau ojek konvensional biasanya lebih mahal dibanding tarif penyedia jasa transportasi online.

Oke, cukup sekian tips-tips dari kami untuk Anda semua, wahai para pemburu rupiah kelas menengah. Mudah-mudahan tips dari kami bisa benar-benar menyukseskan liburan murah meriah Anda. Ingat, kebahagiaan itu bisa Anda dapatkan tanpa harus menjual organ. Hehehe